Untuk memperkirakan kecepatan angin di lokasi, dapat dipergunakan 2 teknik. Teknik pertama menggunakan alat yang disebut Anemometer, sedangkan teknik kedua menggunakan pengamatan visual berdasarkan Beaufort Scale.
Menggunakan Anemometer
Anemometer adalah alat untuk mengukur kecepatan angin. Anemometer terbagi menjadi dua kelompok, pengukur kecepatan angin dan pengukur tekanan angin. Namun karena antara kecepatan dan tekanan saling berhubungan, anemometer jenis apapun dapat memberikan informasi kecepatan dan tekanan sekaligus.
Dari berbagai jenis anemometer yang ada (cup, windmill, hot-wire, laser Doppler, sonic, ping-pong ball, plate, tube) kita dapat membaca hasil pengukuran dalam satuan meter per detik (m/s), kaki per menit (ft/min), kilometer per jam (km/h) dan knots (1 knots/mil laut = 1.852 km/h)
Contoh Anemometer :
|
|
|
|
Cup Anemometer |
Digital vane Anemometer |
Menggunakan Beaufort Scale
Jika kita tidak memiliki alat ukur seperti Anemometer, sebenarnya kecepatan angin juga bisa kita perkirakan dengan menggunakan Beaufort Scale. Dengan menggunakan Beaufort Scale, kita dapat membuat perkiraan kecepatan angin berdasarkan kondisi visual yang terdapat di daratan atau lautan.
Ada tiga objek yang dapat kita pakai sebagai barometer perkiraan, yaitu : asap, bendera dan pepohonan.
Berikut tabel Beaufort Scale beserta penjelasannya :
|
No |
Knots |
Km/h |
m/s |
Kondisi di daratan |
Kondisi di lautan |
Ilustrasi |
|
0 |
< 1 |
< 1.6 |
< 0.44 |
Asap naik vertikal | Lautan seperti cermin | ![]() |
|
1 |
1-3 |
1.6-4.8 |
0.44-1.34 |
Asap sedikit terbawa angin | Ada riak air, tapi tidak menimbulkan buih | ![]() |
|
2 |
4-6 |
6.4-11.2 |
1.78-3.13 |
Dedaunan bergerak, angin terasa di wajah | Gelombang air kecil terbentuk | ![]() |
|
3 |
7-10 |
12.8-19.3 |
3.57-5.36 |
Ranting kecil bergoyang konstan, bendera kecil berkibar | Gelombang air besar | ![]() |
|
4 |
11-16 |
20.9-28.9 |
5.81-8.04 |
Debu, daun dan kertas terangkat, dahan kecil bergoyang | Terlihat beberapa ombak berujung putih | ![]() |
|
5 |
17-21 |
30.5-38.6 |
8.49-10.72 |
Pohon kecil berayun | Banyak ombak berujung putih dan sedikit percikan air | ![]() |
|
6 |
22-27 |
40.2-49.8 |
11.17-13.85 |
Dahan besar bergerak, kabel telepon menimbulkan bunyi siulan, payung susah dikembangkan | Ombak yang lebih besar, ombak berujung putih dimana-mana, lebih banyak percikan air | ![]() |
|
7 |
28-33 |
51.4-61.1 |
14.30-16.98 |
Pepohonan bergoyang | Buih putih dari ombak yang pecah mulai tertiup angin | ![]() |
|
8 |
34-40 |
62.7-74.0 |
17.43-20.56 |
Ranting kecil patah, sulit untuk berjalan | Ujung ombak mulai tergulung | ![]() |
|
9 |
41-47 |
75.6-86.9 |
21.01-24.14 |
Bagian bangunan ada yang lepas | Ombak tinggi dan bergulung, percikan air mulai mengurangi jarak pandang | ![]() |
|
10 |
48-55 |
88.5-101.3 |
24.58-28.16 |
Pohon tercabut dari akarnya, ada kerusakan struktur bangunan | Ombak yang sangat tinggi, buih yang tertiup menjadikan lautan terlihat putih | ![]() |
|
11 |
56-63 |
102.9-115.8 |
28.61-32.18 |
Kerusakan mulai menyebar | Ombak yang luar biasa tinggi | ![]() |
|
12 |
> 63 |
> 117.4 |
> 32.63 |
Kerusakan yang sangat parah, jarang terjadi di daratan | Udara dipenuhi percikan air, warna lautan menjadi putih, jarak pandang sangat terbatas | ![]() |



Perkiraan kecepatan angin















